Aku yakin semua orang pasti pernah kecewa, kamu yang lagi
baca ini juga pasti pernah kecewa.Ya kan?
Sering gak sih kecewa?
Sering atau enggaknya itu sebenarnya tergantung kita.Kenapa?
Menurut KBBI kecewa
adalah (1)kecil hati; tidak puas (karena tidak
terkabul keinginannya, harapannya, dan sebagainya); tidak
senang.(2)cacat;cela.(3)gagal (tidak berhasil) dalam usahanya dan sebagainya.
Kecewa itu terjadi karena adanya harapan. . . karena ada ke-i-ngin-an
Harapannya bisa jadi orang yang dikagumi, harapannya bisa
jadi orang yang memotivasi, harapannya bisa jadi cantik, harapannya bisa dapat
nilai tinggi… ada terlalu banyak harapan.
Besar kecilnya harapan itu juga mempengaruhi munculnya
‘Kecewa’ . . ada hal yang membuat
harapan itu muncul atau hal yang memperkuat sebuah harapan.
Ketika kita punya harapan menjadi juara kelas dengan nilai
kita yang terbilang tinggi di antara teman lainnya maka harapan kita akan lebih
besar dibandingkan dengan harapan orang lain dengan nilai yang biasa-biasa
saja.Ketika kita berharap menjadi murid teladan dimana sehari-sehari kita
disanjung banyak orang maka harapan kita akan lebih besar dibanding dengan
harapan orang lain yang sehari-harinya tidak digubris.
Jadi biar gak kecewa? Apakah harus berhenti berharap?
Gak juga sih, berharap itu manusiawi kok, kecewa juga
manusiawi.Kita masih bisa berharap tapi liat dulu kepada siapa atau kepada apa
kita berharap, liat juga harapan kita logis gak sih sama situasi kita sekarang,
sama kemampuan kita sekarang.Kecewa itu bisa saja datang lagi, kita coba
hindari dengan usaha, doa, dan sadar diri :D
Dan berharap sama manusia itu bisa lebih parah bikin
kecewanya dibanding dengan harapan-harapan untuk sebuah prestasi dsb karena
kita melihatnya lebih subjektif dengan tolak ukur kita,apalagi kalo kita udah
baik banget sama ‘manusia’ itu.Kita sering berharap orang lain akan memperlakukan
kita seperti kita memperlakukan mereka, tapi . . . gak sesederhana itu.
dari 9GAG.com
Kalau kata Imam Syafi’i ;
“Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang, maka Allah
timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan supaya kamu mengetahui bahwa
Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah
menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya”
Positifnya.. kita belajar dari kekecewaan yang kita alami,
kalau kata ‘seseorang’ ;
“Makin banyak permasalahan yang terjadi, makin banyak yang
kita pelajari.Belajar dari pengalaman, jangan terlalu berharap dan jangan
terulang lagi”
.
.
.
Okhay? Pay pay

Tidak ada komentar:
Posting Komentar