Pages

Menyapa Langit

Jumat, 26 Oktober 2018

Saat kamu menjadi sibuk, ada terlalu banyak hal yang  harus diselesaikan. Lapang pandang semakin menyempit, glaukoma. Yang terlihat hanya apa yang ada di depan. Mengabaikan apa yang ada di atas, bawah, kanan, dan kiri.

Untuk kamu yang terlalu sibuk dengan dirimu, masalahmu, dan tujuanmu. Untuk kamu yang setiap harinya bangun dengan kekhawatiran, senyuman, kelelahan, dan rintihan yang bergantian. Kamu tidak hidup hanya untuk dirimu !

Bukan kamu yang tau segalanya tentang dirimu. Karena kamu adalah yang diciptakan, yang dilahirkan, yang dirawat dan dibesarkan oleh yang lainnya. Jangan lupa.

Untuk segala sesuatu yang kamu tinggalkan, karena khianat, karena tidak sama cepat, tidak dapat diandalkan, tidak sesuai dengan kepercayaanmu. Mereka tidak harus sama denganmu. Tidak ada yang salah di antara kalian. Karena kalian berbeda.

Berhenti menganggap rendah dirimu dan orang lain. Kamu membenci dirimu namun angkuh.

Kamu sadar telah membangun benteng yang teramat tinggi, dan berakhir dengan menambahkan atap baginya. Apa yang kamu harapkan bahkan tanpa langit?

Kamu sakit dan menyakiti.

Hingga akhirnya kamu menyapa dan bercerita. Kamu mendengarkan masalah dan membagi rasa. Menjadi sedikit lebih peduli dan itu tidak buruk. Ternyata memang selama ini terlalu menghakimi dan menutup diri.

Mari kita coba lagi. Dimulai dengan “selamat pagi langit”

Pages of 2018

Minggu, 13 Mei 2018


Tulisan di awal tahun. . . (sebenarnya ini mau dipost bulan Januari, tapi karna lupa jadi baru dipost sekarang, gapapa lah ya, tetep tulisan pertama tahun ini ;D) ya elah Fa…. Udah jalan hampir setengah tahun ahahahha

Tahun baru, ada yang merayakan dan ada juga yang terdiam. Terlepas dari merayakan atau tidak tapi pasti setiap orang akan sejenak berhenti dari gerakannya untuk melihat kembali 365 hari yang telah dilewati.

Untuk aku, tahun baru adalah satu dari dua moment yang selalu berhasil bikin aku menyesal tapi kemudian menjadi starter semangat baru. Satu lagi moment apa? Ulang tahun, dan pas banget ulang tahun aku di tengah tahun jadi semacam evaluasi tengah tahun gitu :D

Hal yang lumrah dilakukan orang-orang setiap pergantian tahun adalah membuat resolusi atau target yang ingin dicapai di tahun tersebut dan menurut aku ini adalah suatu kebiasaan yang sangat baik. (baru sadar lagi sekarang L)

Aku dulu selalu rajin nulis mimpi yang ingin aku capai tapi untuk beberapa tahun belakangan udah gak pernah bikin yang namanya mimpi atau target itu lagi. Kenapa? Aku juga gak tau :” mungkin karena belakangan ini aku jadi mudah menyerah, jadi aku takut target itu hanya pencitraan yang sekedar ditulis dan enggan dilihat lagi.

Bicara tentang mimpi dan target, aku kenal seseorang yang sangat baik dalam hal ini. Siapa dia? Dia adalah ex roommate aku saat masih tahun pertama kuliah, namanya Naya. Naya yang aku kenal adalah cewek paling optimis yang pernah ada. Nay kalo kamu baca ini boleh GeEr kok, I am one of your fans ahaha.

Naya yang selalu nulis mimpin-mimpi dan target yang jumlahnya ratusan itu, dan selalu berhasil nyoret alias ngedapetin yang dia targetkan. Dan aku melihat sendiri bagaimana usaha dia yang sangat keras itu. Aku terharu dan selalu termotivasi Nay, tapi masih aja stuck gak bergerak ahahah. Omdo emang ini si Aufa.

Naya yang sehari-hari kayak lagu Armada “pergi pagi pulang pagi”.
Jadi waktu itu masih tahun pertama, Naya yang ikut grup paduan suara universitas harus tiap hari latihan sepulang kuliah. Latihannya itu sampe malam dan bisa lewat jam 10, sedangkan waktu itu kami masih tinggal di asrama putri yang gerbangnya ditutup jam 10 malam. Otomatis Naya gak bisa pulang dong? Iya, Naya gak pulang dan nginep di kosan temennya. Jadi dia bawa baju dari pagi pas berangkat kuliah. Setelah nginap, paginya Naya bakal balik ke asrama buat mandi dan siap-siap untuk kuliah dan latihan lagi setelah kuliah lalu begitu seterusnya. Bener-bener pergi pagi pulang pagi :”

Naya yang ikutan banyak organisasi, Naya yang jadi mahasiswa berprestasi, Naya yang selalu aktif di kegiatan sosial, Naya yang akademik tetep terus jalan dan jadi sarjana farmasi dalam 3,5 tahun. Nay… I am proud of you ;)

Pada akhirnya hasil tidak akan mengkhianati usaha, jadi ayo Aufa.. semangat ! yang selama ini sudah baik, jadi ayo lebih baik lagi J belum telat kok, beneran ^^V

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS