Pages

Menyapa Langit

Jumat, 26 Oktober 2018

Saat kamu menjadi sibuk, ada terlalu banyak hal yang  harus diselesaikan. Lapang pandang semakin menyempit, glaukoma. Yang terlihat hanya apa yang ada di depan. Mengabaikan apa yang ada di atas, bawah, kanan, dan kiri.

Untuk kamu yang terlalu sibuk dengan dirimu, masalahmu, dan tujuanmu. Untuk kamu yang setiap harinya bangun dengan kekhawatiran, senyuman, kelelahan, dan rintihan yang bergantian. Kamu tidak hidup hanya untuk dirimu !

Bukan kamu yang tau segalanya tentang dirimu. Karena kamu adalah yang diciptakan, yang dilahirkan, yang dirawat dan dibesarkan oleh yang lainnya. Jangan lupa.

Untuk segala sesuatu yang kamu tinggalkan, karena khianat, karena tidak sama cepat, tidak dapat diandalkan, tidak sesuai dengan kepercayaanmu. Mereka tidak harus sama denganmu. Tidak ada yang salah di antara kalian. Karena kalian berbeda.

Berhenti menganggap rendah dirimu dan orang lain. Kamu membenci dirimu namun angkuh.

Kamu sadar telah membangun benteng yang teramat tinggi, dan berakhir dengan menambahkan atap baginya. Apa yang kamu harapkan bahkan tanpa langit?

Kamu sakit dan menyakiti.

Hingga akhirnya kamu menyapa dan bercerita. Kamu mendengarkan masalah dan membagi rasa. Menjadi sedikit lebih peduli dan itu tidak buruk. Ternyata memang selama ini terlalu menghakimi dan menutup diri.

Mari kita coba lagi. Dimulai dengan “selamat pagi langit”

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS